Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Air Jadi Aset Strategis Morowali, Groundsill Karaupa Kini Jadi Penopang Pertanian

Bendungan Karaupa sendiri telah berusia sekitar 25 tahun. Karena itu, Anwar meminta penguatan infrastruktur dilakukan bersamaan dengan perbaikan jalan inspeksi agar akses tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat dan petani.

Pemerintah juga diminta memastikan hak masyarakat tetap terlindungi dalam pembangunan jaringan pipanisasi.

Anwar menegaskan lahan warga yang digunakan untuk jalur pipa harus memperoleh kompensasi terlebih dahulu.

“Kalau ada lahan masyarakat yang dilewati oleh pipa ini segera diganti rugi. Jangan lakukan pembangunan kalau tidak diganti rugi dulu. Kalau bisa ganti untung, jangan ganti rugi,” ujarnya.

Air Karaupa untuk Pertanian dan Industri. Anwar mengatakan pemanfaatan air Sungai Karaupa sebelumnya sempat menjadi persoalan karena adanya rencana pengambilan air dari bagian atas bendungan yang berpotensi mengganggu pengairan masyarakat.

BACA JUGA : Bukan Cuma Jargon, Ini Skema Taktis Anwar-Reny ‘9 BERANI’ Jinakkan Ketimpangan di Sulawesi Tengah

Setelah dilakukan pembahasan dengan pihak perusahaan, disepakati pengambilan air dilakukan dari bagian bawah sehingga kebutuhan industri dapat terpenuhi tanpa mengganggu sumber air untuk masyarakat.

“Saya bilang, kalau bisa ambil di bawahnya, yang sisa-sisanya saja. Jangan ambil yang intinya,” kata Anwar.

Ia menegaskan investasi tetap dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Morowali.

Namun, pemanfaatan sumber daya air harus dilakukan secara proporsional dengan tetap menyisakan pasokan untuk kebutuhan masyarakat dan pertanian.

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA : Diburu Puluhan Ribu Pendaftar! Beasiswa Berani Cerdas Sulteng Buka Peluang Besar, Cek...