Direktorat jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melakukan akselerasi kemantapan ruas jalan nasional.
Selain mendukung kawasan strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, juga mendukung produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di NTT.
Menurut Kepala BPJN NTT, Agustinus Junianto, dalam keterangannya disalah satu media lokal di Kupang menjelaskan bahwa yang menjadi prioritas penanganan yaitu dengan fokus menjaga kemantapan jalan yang sudah dibangun.

Pada tahun anggaran 2022 ini, Kementrian PUPR mengalokasikan tidak kurang dari Rp1,2 triliun APBN untuk mendukung ekonomi di NTT. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan sepanjang 1.857.911 kilometer.
“Pada tahun 2022 ini kita mendapatkan anggaran Rp 1.2 Triliun. Anggaran itu kita gunakan untuk kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan Nasional pada empat wilayah, dan pembangunan jalan di Provinsi NTT. Anggaran ini lebih rendah dari tahun 2021 lalu yang sebesar Rp. 2,002 Triliun,” kata Agustinus, seperti dilansir dari Suara Flores.
Agus merinci alokasi anggaran untuk penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di tahun 2021, lebih besar dari tahun 2022. Dikarenakan anggaran di tahun 2021 tersebut, BPJN NTT medapat tambahan Dana untuk penanggulangan bencana alam Siklon Tropis Seroja kurang lebih Rp. 400 miliar yang tersebar dibeberapa wilayah NTT.
Agus menjelaskan, di Pulau Flores ada dua Satker untuk menangani pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan. Diantarnya Satker PJN Wilayah III dan Satker PJN Wilayah IV.
“Untuk wilayah tiga yang meliputi Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada, terdapat enam paket kegiatan pemeliharaan, satu paket pembangunan jembatan dan satu paket peningkatan ruas jalan Labuan Bajo – Simpang Nalis – Simpang Jenari – Tanamori dengan total penangan sejauh 25 kilometer dan pembangunan empat unit jembatan sepanjang 175 meter” Bebernya.
