Pembangunan pabrik Smelter dan Pembangkit LIstrik Tenaga Gas (PLTG) atau energi gas bumi berkapasitas 500 MW direncanakan akan segera berdiri dikawasan Blok tambang milik PT Vale Indonesia di Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah.
Proyek pengolahan smelter Bahodopi, INCO masih tahap proses request for information (RFI) dan request for quotation dengan menggandeng dua mitra kerja, yakni Taiyuan Iron & Steel (Grup) Co, Ltd (TISCO) dan Shandong Xinhai Technology Co, Ltd (Xinhai).
Baca Juga : PT Vale Paparkan Target Penurunan Emisi Karbon Sektor Energi di COP 26
Ketiganya membentuk perusahaan patungan atau join venture (JV Co) untuk membangun delapan lini pengolahan feronikel rotary kiln-electric furnace, dengan perkiraan produksi sebesar 73.000 metrik ton nikel per tahun beserta fasilitas pendukungnya.
Hal ini disampaikan oleh CEO dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Febriany Eddy, saat menjadi pembicara di Pertemuan Para Pihak Conference of Parties (COP 26) yang diselenggarakan di Glasgow, Skotlandia 31 Oktober – 10 November 2021.
