Follow TRILOGI untuk mendapatkan informasi terbaru. Klik untuk follow WhatsApp Chanel & Google News
Touna – Pemagaran sepihak oleh Sera Dive Resort menutup akses umum ke Pantai Sera Malenge, memantik kemarahan warga dan kekecewaan wisatawan.
Sengketa ini tak hanya soal pasir dan laut, tapi menyentuh hak publik, kelestarian ekosistem, dan masa depan pariwisata Touna.
Mengutip dari pers rilis yang di terima Trilogi Rabu 21 Mei 2025, Warga menyebut aksi pemagaran tersebut tidak hanya menutup jalur masuk ke pantai umum, tetapi juga merambah ke lahan milik pribadi.
“Selain membatasi akses ke pantai umum, pemagaran itu bahkan sudah masuk ke tanah milik saya,” kata Winda, warga Desa Malenge yang rumahnya berdekatan dengan pantai.
Menurut Winda, pemilik Sera Dive Resort, Husen, memerintahkan manajernya, Nu’ir, untuk melarang pengunjung yang bukan tamu resort menggunakan area pantai.
