Calon Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, kembali menegaskan komitmennya untuk melindungi hak masyarakat yang terlibat dalam sengketa lahan dengan perusahaan di Morowali Utara.
Dalam kampanye dialogis di Lapangan Pandawa, Desa Lembotonara, Senin, 11 November 2024, Anwar menyatakan bahwa penyelesaian sengketa lahan menjadi prioritas utama jika ia terpilih sebagai gubernur.
Ia menyampaikan bahwa posisi sebagai gubernur akan memberinya wewenang lebih untuk memastikan keadilan bagi masyarakat, terutama dalam hal kepemilikan lahan.
Anwar Hafid fokus perlindungan hak masyarakat yang terlibat dalam berbagai kasus sengketa lahan di wilayah tersebut.
“Sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan masih menjadi masalah besar yang belum terselesaikan,” ujar Anwar.
Ia berkomitmen untuk mengatasi isu ini dengan bekerja sama dengan bupati setempat, mengutamakan hak-hak masyarakat yang selama ini belum mendapat perhatian memadai.
