Berdasarkan sejumlah informasi yang didapat dari kakak angkat korban bernama, Kaswoto, saat itu sekitar pukul 07.00 WITA, korban mandi bersama 8 orang pengunjung lainnya. Naasnya, hanya korban yang digigit buaya tersebut.
“Biasanya dia ini mandi di permandian dikampung nelayan, dari rumah dia sendirian tadi tapi teman mandi di situ ada sekitar 8 orang, tapi orang orang itu tidak dikenal,” kata Kaswoto.
Saat insiden itu terjadi, kata Kaswoto, korban sendiri berupaya keras menyelamatkan diri tanpa bantuan orang-orang di sekitarnya. Setelah selamat dari cengkraman gigitan buaya, korban bergegas naik ke daratan untuk menyelamatkan diri.
“Saat digigit buaya itu, tidak ada satu orang warga yang menolong. Adik saya itu naik sendiri ke atas, di atas itu baru orang tolong lantas dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Hingga saat ini tambah Kaswoto, kondisi korban masih sadarkan diri dan telah dilakukan perawatan medis di Rumah Sakit Undata Palu. Akibat kejadian itu, tangan korban hancur setelah digigit buaya.
