Menurut gubernur, isolasi mandiri yang dilakukan pasien Covid-19 di rumahnya justru jadi bumerang, penyebab timbulnya klaster keluarga.
“Kalau begitu gaya isolasi mandirinya jangan harap bisa menurun kasus positifnya,” kata gubernur.
Sementara Plt Kadis Kesehatan dr. Jumriani menuturkan bahwa tingkat kesembuhan Covid-19 Sulteng kini menurun yaitu hanya 56,9 persen dan selisihnya jauh dengan nasional yang 81,8 persen.
Perilaku mengabaikan protokol kesehatan dan kerumunan massa menurut Plt kadis akan semakin mempercepat penularan khususnya di masa liburan ini, sementara kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 pemerintah sudah banyak yang penuh.
“Takutnya banyak pasien tapi tenaga kesehatan tidak mampu menangani,” ungkapnya.
