Dari sisi anggaran, proyek Preservasi Jalan Tolai–Sausu memiliki pagu pengadaan sebesar Rp119.358.509.000. Adapun nilai kontraknya mencapai Rp112.698.672.000 atau sekitar Rp112,69 miliar.
Dalam laporan progres yang sama, waktu pelaksanaan tercatat telah terpakai selama 294 hari, dengan sisa waktu kontrak 73 hari.
Dengan sisa pengaspalan sekitar 1,3 kilometer, tim pelaksana kini mengejar penyelesaian lapisan aspal hingga akhir Oktober.
Pekerjaan bahu jalan, rabat beton, marka, dan finishing juga menjadi bagian dari tahapan yang masih harus dituntaskan.
Hikmawati menyebut percepatan pekerjaan aspal menjadi salah satu target terdekat tim di lapangan.
BACA JUGA : Jalan Nasional Sulawesi Tengah 586 Km Dikebut, Progres 86,75% di Tengah Ancaman Longsor
Setelah tahapan tersebut rampung, pekerjaan lanjutan diarahkan pada penyelesaian bagian-bagian jalan yang masih membutuhkan penanganan.
Penyelesaian seluruh tahapan pekerjaan diharapkan membuat kondisi jalan lebih nyaman dan aman bagi masyarakat, khususnya pengguna jalur Trans Sulawesi yang melintasi ruas Tolai–Sausu.


