Dalam sambutannya, Ketua OC menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua Kadin Sulteng harus berjalan jujur, terbuka, dan tetap menjaga marwah organisasi.
“Dalam ilmu strategi, kemenangan lahir dari pikiran dan perencanaan. Kami hadir memastikan proses Muprov berjalan jujur, terbuka, menjaga marwah Kadin, serta menjaga independensi panitia,” ujarnya.
Ketua SC Muprov VIII Kadin Sulteng, Zulfakar Nasir SE, mengakui adanya hubungan emosional dengan sejumlah kandidat karena berasal dari almamater yang sama.
Namun, ia memastikan proses seleksi tetap profesional dan independen.
“SC tetap profesional. Saat ini kami sudah memasuki tahapan pemeriksaan dokumen, bukan lagi membahas figur kandidat, tetapi fokus pada proses menuju pemilihan nanti,” kata Zulfakar.
Sekretaris SC, Farid Nasir SH, menjelaskan bahwa dari lima anggota SC, empat di antaranya hadir dalam pemeriksaan dokumen, yakni Hidayat Pakamundi SE, Dr H Zakir Muhammad SE MM, dan Zulfakar Nasir SE.
Farid menyebut penetapan bakal calon menjadi calon resmi Ketua Kadin Sulteng akan diumumkan sehari sebelum pelaksanaan Muprov VIII Kadin Sulteng 2026.
“Ini masih tahapan verifikasi dan validasi berkas. Penetapan bakal calon menjadi calon akan diumumkan setelah seluruh proses administrasi selesai,” ujar Farid.
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan dokumen Gufran Ahmad masih menunggu proses verifikasi hingga Senin mendatang pukul 16.00 Wita.
