“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempercepat pemulihan pascabencana,” demikian disampaikan Ruly Haju.
Menurut Ruly, operasi kemanusiaan ini merupakan bagian dari respons cepat ABM Group terhadap situasi darurat akibat gempa di Sulawesi Tengah.
Seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran.
Gempa Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah sebelumnya memicu upaya tanggap darurat dari berbagai pihak.
Selain pemerintah dan Basarnas, dukungan dari sektor swasta seperti PT Adijaya Berkah Mandiri dinilai penting untuk membantu mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah terdampak.
Melalui pengerahan personel, logistik, dan dukungan operasional, ERT ABM Group berharap kehadirannya dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Nokilalaki dan kawasan terdampak lainnya di Kabupaten Sigi yang tengah berupaya bangkit pascagempa.
