Cek terlebih dahulu:
- kontak;
- foto;
- video;
- pesan;
- WhatsApp;
- kalender;
- file;
- aplikasi penting;
- dan data lain yang memang ingin dipertahankan.
Kalau semuanya sudah aman di iPhone, barulah pertimbangkan apa yang ingin dilakukan terhadap Android lama.
Jika perangkat lama akan dijual atau diberikan kepada orang lain, lakukan proses penghapusan data secara benar setelah backup dan transfer selesai.
Bagaimana Jika iPhone Sudah Terlanjur Di-Setup?
Ini salah satu pertanyaan paling umum.
Jika proses setup iPhone sudah selesai dan pengguna baru kemudian ingin menggunakan Move to iOS, Apple menyatakan iPhone perlu dihapus dan proses setup dimulai kembali. Alternatifnya, pengguna bisa memindahkan data secara manual.
Jadi, kalau iPhone masih baru dan belum berisi data penting, lebih baik jangan buru-buru menyelesaikan setup.
Lakukan migrasi Android terlebih dahulu.
Setelah data masuk, baru selesaikan pengaturan iPhone.
Bagaimana Jika Storage iPhone Lebih Kecil?
Ini wajib diperhatikan sebelum migrasi.
Misalnya Android memiliki data 180 GB, sementara iPhone hanya menyediakan kapasitas yang jauh lebih kecil.
Tidak semua data bisa dipindahkan begitu saja jika ruang penyimpanan tidak mencukupi.
Apple juga menyarankan memastikan konten yang ingin dipindahkan dapat ditampung oleh perangkat iOS baru.
Solusinya?
Bersihkan data Android sebelum transfer.
Prioritaskan:
- foto penting;
- video penting;
- kontak;
- dokumen;
- chat;
- dan file yang benar-benar diperlukan.
File besar yang tidak penting bisa dihapus atau dipindahkan ke penyimpanan lain terlebih dahulu.
Bagaimana Kalau Transfer Gagal?
Jangan langsung menyalahkan iPhone.
Ada beberapa hal yang bisa diperiksa.
Pertama, pastikan kedua perangkat memiliki daya yang cukup.
Kedua, pastikan Android terhubung ke Wi-Fi.
Ketiga, jangan menggunakan aplikasi lain di Android ketika proses transfer sedang berjalan.
Keempat, pastikan kedua perangkat tetap berdekatan.
Kelima, coba restart kedua perangkat dan ulangi proses jika transfer mengalami masalah.
Apple juga menyarankan menonaktifkan data seluler pada Android ketika diperlukan serta mematikan pengaturan yang dapat mengganggu koneksi Wi-Fi.
Bisa Pakai Kabel?
Bisa, pada perangkat yang kompatibel.
Apple menyebut pengguna dapat menggunakan kabel USB-C untuk menghubungkan perangkat Android dan iPhone secara langsung, yang dapat membantu mempercepat proses transfer.
Ini menarik terutama jika data yang dipindahkan sangat banyak.
Namun, jenis kabel dan port yang digunakan harus sesuai dengan perangkat.
Jangan menggunakan kabel abal-abal yang koneksinya tidak stabil hanya demi mengejar kecepatan.
Bagaimana dengan Musik dan PDF?
Tidak semua jenis data berpindah otomatis.
Apple mencatat bahwa musik, buku, dan PDF perlu dipindahkan secara manual.
Untuk dokumen, pengguna dapat memanfaatkan layanan cloud seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive, kemudian memasang aplikasinya di iPhone dan masuk menggunakan akun yang sama.


