Waspada Penipuan Setelah iPhone Hilang
Ini yang sering dilupakan.
Ketika iPhone hilang, pengguna bisa saja menerima SMS, email, atau pesan WhatsApp yang mengaku berasal dari Apple.
Pesannya bisa berbunyi seolah-olah iPhone sudah ditemukan.
Kemudian korban diminta mengklik tautan dan memasukkan:
- Apple Account;
- password;
- kode verifikasi;
- atau informasi pribadi lainnya.
Jangan diberikan.
Kehilangan iPhone tidak berarti pengguna harus menyerahkan kredensial akun.
Penipu bisa memanfaatkan kepanikan untuk mencuri akun Apple dan melemahkan perlindungan perangkat.
Tips Agar iPhone Lebih Aman Jika Hilang
Beberapa langkah sederhana bisa dilakukan sejak sekarang.
- Aktifkan Find My
Jangan menunggu iPhone hilang.
- Aktifkan Find My Network
Jika tersedia di perangkat, fitur ini dapat memberikan peluang tambahan untuk menemukan perangkat dalam kondisi tertentu.
- Aktifkan Send Last Location
Fitur ini dapat membantu mengirim lokasi terakhir ketika baterai perangkat sangat rendah, jika didukung.
- Gunakan kode sandi yang kuat
Jangan gunakan kode yang gampang ditebak.
- Aktifkan autentikasi dua faktor
Ini memberikan lapisan keamanan tambahan pada akun Apple.
- Jangan bagikan kode verifikasi
Apple tidak membutuhkan pengguna menyerahkan kode verifikasi kepada orang asing yang mengaku menemukan iPhone.
- Simpan nomor IMEI dan informasi perangkat
Informasi perangkat dapat berguna untuk keperluan administrasi, laporan kehilangan, atau proses dengan operator.
Bagaimana Jika iPhone Dicuri?
Jika iPhone diduga dicuri, jangan mencoba mengambilnya sendiri hanya karena mengetahui lokasinya melalui Find My.
Keselamatan pengguna jauh lebih penting daripada perangkat.
Gunakan Mode Hilang untuk mengunci perangkat dan menampilkan informasi kontak jika diperlukan.
Jika situasinya mengarah pada pencurian, pertimbangkan untuk melapor kepada pihak berwenang dan operator seluler.
Jika diperlukan, gunakan informasi perangkat seperti nomor IMEI untuk membantu proses pelaporan.
Apakah Find My Bisa Melacak iPhone Tanpa Internet?
Dalam kondisi tertentu, bisa membantu menemukan perangkat melalui jaringan Find My.
Namun, kemampuan tersebut tidak boleh dianggap sebagai jaminan bahwa setiap iPhone yang offline pasti bisa ditemukan.
Model perangkat, versi sistem, daya baterai, pengaturan Find My Network, serta kondisi lingkungan dapat memengaruhi hasil.
Karena itu, strategi terbaik tetap sama:
aktifkan semua fitur keamanan yang relevan sebelum perangkat hilang.
Find My Bukan Cuma Buat iPhone
Ekosistem Find My Apple tidak terbatas pada iPhone.
Pengguna juga dapat menggunakannya untuk mencari perangkat Apple lain yang kompatibel serta item tertentu yang terhubung dengan jaringan Find My.
Dengan satu ekosistem, pengguna dapat mengelola berbagai perangkat dari satu layanan.
Ini membuat Find My menjadi salah satu fitur yang cukup penting bagi pengguna yang memiliki beberapa perangkat Apple.
Mengetahui cara menggunakan Find My iPhone bisa menjadi penyelamat ketika perangkat tiba-tiba hilang.
Mulai dari melihat lokasi, memutar suara, mengaktifkan Mode Hilang, hingga menghapus perangkat dari jarak jauh, Find My menyediakan sejumlah opsi untuk membantu pengguna mengamankan iPhone.
Namun, ada satu aturan emas yang tidak boleh dilupakan: aktifkan Find My sebelum iPhone hilang.
Selain itu, jangan pernah memberikan password Apple Account atau kode verifikasi kepada orang yang mengaku menemukan perangkat.
Sebab ketika iPhone hilang, yang perlu diamankan bukan cuma perangkatnya.
Akun dan data pribadi di dalamnya juga harus ikut dijaga.


