SIGI – Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menegaskan komitmen memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi resmi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya potongan video vlog Bupati Sigi yang disalahartikan di media sosial dan memunculkan narasi keliru.
Isu tersebut mencuat setelah beredar potongan video dari akun pribadi Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, yang dinarasikan seolah-olah melakukan pelaporan personal kepada Komando Daerah Militer XIII/Palaka.
Pemerintah daerah menilai narasi tersebut tidak sesuai konteks dan berpotensi menyesatkan publik.
Dinas Tanaman Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Sigi meluruskan bahwa komunikasi antara Bupati Sigi dan Pangdam XIII/Palaka merupakan bagian dari kerja sama kelembagaan yang sah dan strategis.
Kolaborasi itu ditujukan untuk mendukung agenda nasional penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Sekretaris Distanhorbun Sigi, Benny Bodje, menjelaskan sinergi Pemda Sigi dengan Pangdam XIII/Palaka dilakukan dalam rangka pelaksanaan Panen Raya sebagai dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menjalin kerja sama dengan Pangdam XIII/Palaka dalam pelaksanaan panen raya. Ini bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan TNI untuk meningkatkan produksi pertanian serta kesejahteraan petani,” ujar Benny di Sigi, Senin (19/1/2026).
Panen raya tersebut direncanakan berlangsung sebelum bulan suci Ramadan di dua sentra pertanian utama.
Lokasi pertama berada di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, dengan luas lahan panen mencapai 238 hektare.
Sementara lokasi kedua di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, dengan luasan panen sekitar 316 hektare. Total lahan panen mencapai 554 hektare.
Menurut Benny, keterlibatan TNI dalam sektor pertanian bukan hal baru. Peran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan, memperkuat pendampingan kepada petani, serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, dan membangun kerja sama berkelanjutan antara Pemda Sigi dan TNI,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Sigi pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh potongan informasi yang beredar di media sosial.
Pemda meminta publik melihat kebijakan secara utuh sebagai langkah konkret membangun sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.



