3 Paskibraka Jatuh Pingsan Usai Pengibaran Bendera di Banggai
Tiga anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) jatuh pingsan setelah menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sabtu 17 Agustus 2024.
Insiden ini terjadi sesaat setelah bendera mencapai puncak tiang tertinggi dan para anggota Paskibraka mulai membentuk formasi untuk melaporkan tugas selesai kepada pembina upacara.
Upacara yang berlangsung di Lapangan Karya Tolando ini dipimpin oleh Camat Batui, Muslih B. Ading, S.Pd., dan diikuti oleh 70 anggota Paskibraka yang berasal dari SMAN 1 Batui dan Madrasah Aliyah Nonong.

Para anggota Paskibraka, yang dipimpin langsung oleh Serda Masri Rinaldi, berhasil menjalankan tugas pengibaran bendera dengan sempurna meskipun di bawah tekanan tinggi.
Baca Juga : Pasangan BERANI Disambut Ritual Adat | Banggai Bergetar !
Namun, ketegangan di lapangan meningkat ketika salah satu anggota Paskibraka, Moh. Rafi, siswa SMAN 1 Batui yang bertugas sebagai pengawal baki bendera, tiba-tiba jatuh pingsan.
Kejadian ini membuat para peserta dan undangan upacara merasa cemas. Moh. Rafi bukan satu-satunya korban; dua anggota lainnya juga mengalami kelelahan dan jatuh pingsan setelah upacara berakhir.
Petugas medis yang sudah bersiaga di lapangan, dipimpin oleh Kepala UGD Puskesmas Batui, Joko Susilo, segera mengevakuasi ketiga anggota Paskibraka yang pingsan ke ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Penanganan awal sudah dilakukan sesuai prosedur, dan ketiga korban langsung diobservasi di ruang UGD yang jaraknya tidak jauh dari lokasi upacara,” ujar Joko.
Baca Juga : Sosialisasi Mitigasi Bencana BPBD Banggai | Masyarakat Batui Siap Hadapi Bencana Alam !
Setelah observasi selama sekitar dua jam, ketiga anggota Paskibraka tersebut dinyatakan pulih dan kondisinya kembali stabil. Mereka bahkan siap kembali bertugas dalam upacara penurunan bendera yang dijadwalkan pada sore harinya.
