TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Ini Jalur Alternatif Jika Jalan Trans Sulawesi Bambuan Terdmpak Banjir

Kondisi itu, akibat kedua sisi jalan yang biasa dilewati oleh sejumlah kendaraan, ikut terendam banjir. Sehingga pengendara yang melintas, melewati jalan yang masih dalam tahap penimbunan atau preloading konvensional oleh pihak kontraktor pelaksana.

Baca Juga : Peningkatan Kapasitas Jalan di Kawasan Industri Morowali | Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

PPK 1.3 Provinsi Sulawesi Tengah, M Ari Subdra ST, MT, dalam keteranganya yang diberitakan sebelumnya disampaikan saat ini kondisinya sedang dilakukan penambahan sejumlah alat kelokasi Bambuan untuk memulihkan kondisi jalan dan membantu sejumlah kendaraan yang terjebak lumpur.

“Kondisi itu memang yang dilalui mereka, Saat ini kan kondisi yang di existing untuk yang tahapan Preloading. Jadi memang sebenarnya, tidak boleh dilewati di sana karena kondisinya untuk preloading tidak boleh dilewati. Cuman karena kanan kirinya banjir, mereka-mereka itu lewat yang di situ” jelasnya.

Untuk segmen khusus Bambuan ini, selain dilakukan penimbunan dan meninggikan badan jalan dengan menggunakan teknologi matras bambu, juga dilakukan pemasangan box culvert dengan penampangnya berukuran 2×2 meter sebanyak 7 titik dan box culvert ukuran 3×4 sehingga pembuangan air lebih cepat surut jika sewaktu-waktu terjadi banjir.

Baca Juga : Teknologi Matras Bambu di Proyek Bambuan

Tahun 2022 lalu, paket penanganan untuk ruas Batas Kota Tolitoli dan Silondou ini di kerjakan oleh PT Anugerah Karya Agra Sentosa atau AKAS dengan total nilai kontrak sebesar Rp243,230.412.300 yang berumber dari APBN SBSN tahun anggaran 2022-2024.

Halaman Selanjutnya :Pada paket ini PPK 1.3 dibawah kendali Satker PJN wilayah 1 Provinsi...