Penimbunan elevasi jalan Bambuan tengah dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah guna memulihkan akses jalan yang rusak akibat banjir.
Upaya penimbunan ini bertujuan untuk meninggikan elevasi jalan di segmen Dusun Bambuan, yang mengalami kerusakan parah akibat genangan air dan tanah lempung yang lunak.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan kendaraan kembali bisa melintas dengan aman setelah jalur tersebut sempat terganggu oleh banjir.
Metode preloading konvensional diterapkan dalam proyek ini untuk memperbaiki stabilitas tanah lempung yang ada di wilayah Bambuan.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Dadi Muradi, ST, MT, menjelaskan bahwa elevasi jalan Bambuan perlu ditinggikan untuk menahan dampak genangan air yang sering terjadi akibat tingginya curah hujan di daerah tersebut.
“Penimbunan dilakukan dengan preloading karena tanah di Bambuan sangat lunak, terutama di daerah berawa yang sering mengalami banjir,” kata Dadi.
Jalur utama yang menghubungkan Silondou dan Kota Tolitoli juga terdampak oleh banjir di kawasan Bambuan.
Pengendara kendaraan roda empat yang melewati jalur ini sempat terjebak di jalanan berlumpur yang masih dalam proses penimbunan.
