Vale Peduli, Wujud Hajat Sosial Perusahaan Terhadap Lingkungan di Luwu Timur

  • Bagikan
Vale Peduli
Dok foto PT Vale Indonesia

PT Vale Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, hadir menunjukan komitmenya yang berfokus menjaga ekosistem alam sekaligus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pelestarian terumbu karang di Pesisir laut Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Sebagai perusahaan, yang berfokus untuk memberikan pemberdayaan dan menjaga keseimbangan alam, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang baru saja menjajal perjanjian kerangka kerjasama dengan dua korporasi asal Thiongkok itu, hadir membantu dan menghadapi permasalahan-permasalahan di tengah masyarakat dan lingkungan sekitar melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Vale Peduli.

Baca Juga : Sempat Drop di Kuartal 1, Laba Positif Vale Kembali Melonjak USD25,1 Juta Pada Kuartal 2 Tahun Ini

Direktur External Relations and Corporate Affairs, PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma menjelaskan, PT Vale mengapresiasi inisiatif yang telah dilakukan TNI AL, Persatuan Olahraga Seluruh Indonesia (POSSI) Luwu Timur, Sorowako Diving Club dan Mori Diving Club yang melakukan upaya pelestarian terumbu karang di laut Malili.

“Inisiatif ini sejalan dengan nilai perusahaan yaitu respect our planet and community, kami akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam menyusun agenda strategis dalam upaya penguatan kawasan pesisir melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyakat (PPM) ” katanya akhir pekan lalu pada kegiatan Parasulu Merah Putih 2021, di Laut Malili.

Baca Juga : Ini Penyebab Produksi Nikel Indonesia Millik VALE Drop 17% Pada Semester I 2021

PT Vale mendukung kegiatan yang mengangkat tema ” Laut Terjaga Selamatkan Masa Depan”, dilanjutkan dengan mengibarkan bendera Merah Putih di bawah laut dan penyerahan rangka transplantasi terumbu karang.

PT Vale juga akan menggelar Focus Group Discussion dengan tema Mengelola Potensi Sumber Daya Mangrove dan Terumbu Karang Malili Secara Mandiri dan Berkelanjutan, pada 18 Agustus mendatang secara virtual.

“Diharapkan melalui FGD ini nantinya akan dihasilkan rekomendasi pengembangan kawasan pesisir, sehingga kualitas program PPM PT Vale kedepan akan makin baik,”tuturnya.

Baca Juga : PT Vale Akan Kuasai Dua Blok Tambang Nikel di Bahodopi

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan Merah Putih Parasulu dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 yang diinisiai oleh para organisasi penyelam, prajurit Posmat Lampia Lantamal VI, relawan kemanusiaan, dan penggiat lingkungan di Kabupaten Luwu Timur.

“PT Vale memiliki konsen dalam rangka penguatan konservasi laut sehingga dapat meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih baik dan juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi untuk masyakat dan nelayan di wilayah tersebut. Untuk mewujudkan itu semua dibutuhkan sinergi bersama,” pungkasnya.

Pada kegiatan itu juga mendapat respon positif dari komunitas Mori Diving Club dalam upaya PT Vale Indonesia untuk pelestarian terumbu karang di Pesisir Laut Malili.

Baca Juga : China Dominasi Investasi Bijih Nikel untuk bahan baku Baterai lithium di Morowali

“Kami sangat menyambut baik niat PT Vale yang akan berkolaborasi dalam upaya pelestarian terumbu karang, serta pelestarian lingkungan di Pesisir Laut Malili,” kata Madras, Pembina Mori Diving Club.

Diharapakan selain pelestarian lingkungan, PT Vale Indonesia juga diminta untuk menyusun beberapa program PPM yang berfokus menyasar langsung masyarakat dan kelompok nelayan.

“ Laut yang terjaga akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Bukan hanya PT Vale saja, tetapi diharapkan peran aktif seluruh pemangku kepentingan dan pihak swasta untuk sama-sama peduli pada kegiatan pelestarian lingkungan di laut Malili,”ujarnya.

Untuk itu, dukungan penyediaan fasilitas media transplantasi terumbu karang perlu dilanjutkan sehingga dipastikan komunitas penyelam akan terus bekerjasama dalam upaya pelestarian terumbu karang tersebut.

  • Bagikan
error: Content is protected !!