TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

PT Mirnata Dutahutama Klarifikasi Soal Berita Meraup Untung di Proyek Bencana

Kontraktor pelaksana proyek Rehabilitation of Gumbasa Weir and Groundsill Contruction di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yakni PT Minarta Dutahutama membuat klarifikasi atas laporan khusus Trilogi edisi 12 April 2022 tentang “Meraup Untung di royek Bencana”.

Klarifikasi PT Minarta Dutahutama

Eko Prasetyo,. ST,.MT. / Kepala Proyek

Assalamualaikum. Wr. Wb

Kami selaku Pelaksana Proyek PT Minarta Dutahutama dan berdasarkan Kontrak Nomor: HK0201/IRWA.II-PJPA.ST-BWS13/150 Tanggal 4 Agustus 2021, akan memberikan informasi yang dibutuhkan dengan harapan bisa berdiskusi secara langsung di lokasi pekerjaan dengan langsung melihat kondisi pekerjaan yang dimaksud,agar kebutuhan data untuk pemberitaan bisa tepat, adil dan informatif, sebagai tujuan menciptakan pemberitaan yang adil dan berimbang serta bemilai tepat untuk informasi ke masyarakat. Adapun Kebutuhan informasi yang dibutuhkan sbb:

1. Point 1 ini sekali lagi, bahwa kami tidak diperintah untuk mengerjakan Dinding Penahan Tanah, karena memang perencanaan yang dilakukan oleh BWSS III Palu tidak memerintahkan mengerjakan DPT. Karena pertanyaan mengenai DPT dan pekerjaan tersebut tidak ada di pekerjaan kami.

Maka kami tidak bisa menjawab. Untuk korelasi pasir tanpa ijin akan mempengaruhi mutu pekerjaan sangat jauh logikanya, karena pasir itu yang jadi syarat spesifikasi mutu itu berupa gradasi pasir menurut ASTM atau SNI jadi bukan karena ijin, untuk lebih detail nya silahkan datang ke kami, nanti akan kami tunjukkan gradasi menurut spesifikasinya.

Lalu pernyataan tidak gunakan saringan untuk pasir Bangga, boleh kami simpulkan penulis tidak memahami struktur gradasi Pasir Bangga yang memiliki gradasi halus dan peruntukannya. Untuk pertanyaan ijin, kami sudah berkomunikai dengan Pihak Desa Bangga dan para pengusaha sedot pasir untuk bisa bertemu dengan penulis untuk membahas hal ini, sekalian dengan pihak terkait berkaitan dengan kegiatan kami yang masuk kategori Proyek Pemulihan Pasca Bencana.

2. Sekali lagi penulis seperti kebingungan, ini disebabkan penulis gak bisa membedakan antara DPT dan tanggul, karena untuk keduanya memiliki Analisa dasar perhitungan yang berbeda, baik menentukan momen guling dan gesemya, Jadi untuk nomer 2 ini kami jelaskan itu sudah sesuai dengan gambar kerja, yang memang memiliki perbedaan ketebalan dari bawah sampai dengan top pasangan.

Halaman Selanjutnya :Lalu ada penyataan "Coran Dinding Pasangan Batu Kali ", menurut kami ini...