TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Andi Mizwar Arman In Memoriam

Innalillahi wainnailaihi rajiun, potongan Qalam Ilahi di QS. Al-Baqarah ayat 156 ini, penuhi wall sejumlah WAGrup yg sy ikuti. “Sahabat kita, Andi Miswar Arman, berpulang ke rahmatullah jam 13.04 di RS PELNI Jakarta…”, ditulis Kak Mulhanan Tombolotutu. Sy dkk tentu kaget. Sebab, walau berbeda tempat & aktivitas, beliau kerap jalin komunikasi dengan kawan2 lama & sanak keluarganya di Palu & Makasar.

“Andi Mizwar Arman, begitu nama lengkap saya Yahdi, pake huruf Z, bukan S. Huruf S itu huruf loyo, Zorro, bukan Sorro tohhh…?”, demikian Miswar (panggilan kami untuk nya) timpali saya suatu ketika di tahun 1995, lupa persisnya saat bikin komposisi pengurus suatu organisasi, atau panitia.

Di akhir tahun 1992, sy dengannya lebih 2 tahun tidur di kamar Kost yg sama, berdinding papan, semi permanen, di Jl. Yos Sudarso, Talise. Taktik ini dilakukan tentu karena 1 alasan : Uang Kost tak cukup, maka musti kongsi/saweran bayar berdua, maka sekamar dihuni 2 orang.

Ketika kami putuskan berpindah Kost pun, saya demikian dengan sahabat Dedy Kurniawan, sekamar berdua dengan alasan yg sama, saweran bayar Kost saban bulan. Dedy ini kawan karib, partner Miswar kemana-mana arungi sejumlah Kantin Fakultas seantero UNTAD, cari kawan baru, cari cewek baru, cari kopi, dan cari ide2 baru dalam diskusi, termasuk cari masalah2 baru.

Kami beda Fakultas, namun diakrabkan oleh kebiasaan ngumpul di Kantin. Saya mengenal nya sebagai kawan setia penuh cinta. Seluruh kawan dekat Miswar, alami hal yg setara, kerap dilayani segenap urusannya, spesial soal editing & pengetikan skripsi ketika kami semua berlomba-lomba kejar Wisuda karena terus di teror bakal DO.

Halaman Selanjutnya :Dalam panasnya dinamika Kampus lawan Orde Baru, 1995-1996, Miswar adalah 1 tenaga...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.